Istri dari Sersan T yang diduga melanggar undang-undang ITE akan ditangani oleh hukum

Home / Metropolitan / Istri dari Sersan T yang diduga melanggar undang-undang ITE akan ditangani oleh hukum

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Tindakan disipliner militer Senin (18/5/2020) terhadap anggota Sersan T Rindam Jaya selama 14 hari

— Pengadilan dimulai pada pukul 10:00 pagi di Rindam Jaya oleh WIB oleh Danrindam (Danrindam) Komandan Jaya / Kolonel Jayakarta Inf Ketut Gede Wetan Pastia langsung memimpin. Ketut mengatakan bahwa istri Serma T juga ditampilkan dalam gugatan tersebut, menyebutnya sebagai pelanggar ITE dan kemudian didakwa oleh polisi.

Baca: China sekali lagi melaporkan kasus positif baru Covid-19 di Wuhan – istri Serma T dilaporkan melanggar unggahan ITE dari frasa “rezim Mugo runtuh sebelum akhir tahun 2020” ke akun media sosialnya hukum. — “Rapat WIB jam 10:00 pagi ini. (Ditinggalkan) dijatuhi hukuman 14 hari penjara karena pelanggaran disiplin di Rindamjaya. T. akan dihukum. Istrinya, sebagai penjahat, telah dalam proses hukum dengan polisi.” Ketu pada hari Senin (18/5/2020) mengatakan ketika dihubungi Tribunnews.com. -Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, seorang anggota Mayor Lin Dan Jaya dijatuhi hukuman disiplin militer dalam bentuk penahanan ringan karena gagal mematuhi perintah resmi. Tentara dan keluarga mereka.

Baca: Ombudsman: Bandara Soetta dapat menjadi organisasi komunikasi Covid-19 yang baru

Kolonel Inf Nefra Firdaus, kepala layanan informasi AD, mengatakan bahwa ia juga mendorong untuk menargetkan Selma T, istri SD Proses hukum sebagai anggota istri Asosiasi Tentara Indonesia yang diduga melanggar hukum ITE.

“Meninggalkan disiplin militer Sersan T (anggota dari Lin Dan Jaya) Nefra (Nefra) mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi pada hari Minggu: ‘Dia ringan ditahan sampai 14 hari untuk mematuhi perintah’, Perintah ini telah berulang kali dipublikasikan tentang larangan penyalahgunaan media sosial oleh militer dan anggota keluarganya. 17 Mei 2020) .

Baca: Sepatu paling mahal di seluruh dunia! Digunakan oleh Michael Jordan selama debutnya Air Jordan 1 dijual dengan harga Rp3,3 miliar – dua keputusan ini dibuat di sebuah sidang yang dipimpin oleh Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Darat.Komandan, Komandan Angkatan Darat Gendarmerie, Komandan Angkatan Darat Militer , Pangdam Jaya, Asisten Intelijen KASAD, Direktur Urusan Hukum Angkatan Darat, Direktur Pusat Siberia dari Tentara Dam Siberia dan Direktur Kantor Informasi Angkatan Darat.

Sidang akan diadakan di markas besar Angkatan Darat Indonesia pada hari Minggu, 17 Mei 2020.

Pada saat yang sama , Komandan Rindam Jaya (Rindam Jaya) akan memimpin sidang disiplin militer di Serma T. Dia memiliki hak untuk Nefra untuk mengatakan: “Komandan militer telah mengatur agar persidangan dijadwalkan pada hari Senin, 18 Mei 2020 pukul 10 pagi WIB: 00 diadakan di Mako Rindam Jaya. “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288