Pengemudi taksi online berjuang dengan pandemi korona: Alhamdulillah hanya memiliki 5 penumpang

Home / Metropolitan / Pengemudi taksi online berjuang dengan pandemi korona: Alhamdulillah hanya memiliki 5 penumpang

Reporter Tribunnews.com Dewi Agustina

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Virus korona telah menyebar di Indonesia selama lebih dari sebulan, dan telah berdampak pada sektor ekonomi, terutama pekerja harian.

Banyak pekerja yang terkena dampak covid-19, termasuk karyawan perusahaan, pengusaha dan banyak pekerja harian lainnya.

Fasilitas transportasi berdasarkan aplikasi online juga dipengaruhi oleh penyebaran virus korona. Tidak hanya pengemudi ojek online, tetapi juga pengemudi ojek online.

Selama lebih dari sebulan, bahkan jika mereka telah bekerja sepanjang hari, pengemudi taksi online masih berjuang untuk menarik penumpang.

Bacaan: Malam “Corona World Update” pada 20 April 2020: 1294 kasus baru ditambahkan, Iran menggantikan Cina-seperti Saipul Bahri (Saipul Bahri). Seorang pria yang tinggal di Kelurahan Grogol Utara di Jalan Lama di Kaibayoran, Jakarta selatan, mengatakan penghasilannya telah sangat berkurang karena wabah Covid-19 di Jakarta. Sepul mengatakan dalam pidatonya: “Sebelum wabah virus korona, saya bisa membawa pulang setidaknya 500.000 rupee. Tetapi sekarang sulit untuk mendapatkan setengahnya.” Sebuah percakapan dengan Tribunnews akhir pekan lalu.

Saipul telah menjadi sopir taksi online selama 5 tahun dan biasanya bekerja dari pagi hingga jam 8 malam. Dapat membawa 20 penumpang setiap hari dan membawa kembali setidaknya Rupiah Indonesia. 500.000.

Meskipun hanya ada 10 penumpang sehari, ia mengakui bahwa itu sulit. Dia mengakui bahwa dia hanya bisa membawa pulang antara 150.000 dan 250.000 rupee sehari, bahkan dalam hal biaya bensin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288