Lusyani Suwandi: Jika epidemi Corona berakhir, masyarakat akan terbiasa menjaga kebersihan

Home / Metropolitan / Lusyani Suwandi: Jika epidemi Corona berakhir, masyarakat akan terbiasa menjaga kebersihan

Lusyani Suwandi, Presiden Departemen Lingkungan TRIBUNNEWS.COM-DPD Nasdem di Jakarta, adalah salah satu orang yang diminta untuk melakukan kegiatan sosial karena ia khawatir dengan situasi masyarakat selama epidemi Covid-19.

Selain itu, wanita bernama Lusy juga berniat melakukan banyak hal untuk membantu komunitas yang terkena dampak.

Sebagai seorang wanita, karena Covid-19, Lusy benar-benar memahami bagaimana ibu rumah tangga sekarang dapat menanggung beban dan kesulitan ekonomi dari seluruh masyarakat.

Selain mendistribusikan bahan makanan dan kotak makanan untuk pekerja harian yang masih perlu tinggal di luar rumah, Lusy juga bermaksud untuk mendistribusikan pembersih tangan ke penduduk di tempat-tempat umum, seperti halte bus, pasar, stasiun MRT, KRL, dll.

Waktu untuk mendistribusikan pembersih tangan di Jakarta adalah 25 April 2020. Adapun kotak nasi, itu akan diadakan di Malang pada 23 April 2020. Arti kata Lusy. Dia berharap bahwa setelah wabah epidemi ini, orang akan mengembangkan kebiasaan baru, menjaga kebersihan, sanitasi dan rajin mencuci tangan. Dia berkata: “Ini adalah aspek positif dari harapan kami. Oleh karena itu, bahkan jika epidemi Corona sudah berakhir, masyarakat terbiasa menjaga kebersihan.” Karena virus Corona, banyak orang yang saat ini bekerja terpaksa melakukan kegiatan ekonomi untuk Memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Banyak pekerja terpaksa diberhentikan, dan bahkan tidak sedikit yang diberhentikan. Lusy sedang memikirkan cara memindahkan orang yang saat ini di rumah untuk mempertahankan produktivitas dan produktivitas tanpa harus meninggalkan rumah, setidaknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Lucy berkata: “Sekarang, apalagi menghasilkan uang, sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya mengerti apa yang dialami ibu rumah tangga ketika suami mereka tidak bisa lagi mencari nafkah, atau bahkan kehilangan pekerjaan, dan harus memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.” Juga dari provinsi Bangka Belitung.

Lusy menambahkan bahwa apa yang harus dia lakukan juga sejalan dengan visi dan misi partainya, yaitu, Indonesia dipimpin oleh Tuan Surya Paloh, pendiri Partai Nasdem Gerakan Kebangkitan dan Gerakan Peduli Nasdem. Yang dikhawatirkan Lusy adalah situasi para pedagang kaki lima, yang hanya bisa mendapatkan dana harian dari kegiatan perdagangan.

Namun, kondisi PSBB yang diadopsi oleh pemerintah Jokowi untuk memutus rantai epidemi mencegah penjualan mereka.

Tapi wanita cantik ini juga memikirkan persyaratan khusus untuk pedagang kaki lima, mereka mungkin dapat berurusan dengan ojek online. Dengan aplikasi ini, pihaknya berencana untuk menjadi tempat mengumpulkan PKL sehingga mereka masih bisa berjualan di rumah tanpa meninggalkan rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288