Mulai 16 Maret 2020, ongkos ojek online Jabo De Tabek akan dinaikkan secara resmi, berikut detailnya

Home / Metropolitan / Mulai 16 Maret 2020, ongkos ojek online Jabo De Tabek akan dinaikkan secara resmi, berikut detailnya

TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah secara resmi meningkatkan biaya online ojol melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kebijakan ini akan diterapkan di wilayah kedua wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mulai 16 Maret 2020. Budi Setiyadi juga mengumumkan tarif batas atas dan bawah baru untuk ojek motor online. Mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 2.250. Batas bawah tarif naik sebesar Rp 150 per kilometer, sehingga tarif awal naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.650. Pada saat yang sama, biaya layanan minimum yang ditetapkan sebelumnya naik sebesar Rp8.000-Rp. Rs 10.000 sekarang telah meningkat menjadi sekitar Rp 9.000 – Rp 10.500. Budi Setiyadi mengatakan pada saluran YouTube Metrotvnews (10/3/2020) pada hari Selasa: “Batas atas dan bawah kenaikan adalah sekitar Rp 250, tetapi untuk layanan terendah, kisarannya adalah Rp 9.000 dan Rp 10500 Rp.”

Pemerintah Mengatakan bahwa kebijakan kenaikan harga ini telah mempertimbangkan kepentingan konsumen dan mitra sepeda motor (kepentingan taksi dan penyiram online) – selain itu, pemerintah juga telah mengajukan perhitungan untuk total harga taksi motor online Hasilnya adalah ke aplikator.

“Apa yang akan kita lakukan di masa depan? Dia menjelaskan bahwa pelamar akan mengajukan (kenaikan tarif) dalam algoritma, sama dengan KP 348 (keputusan Kementerian Perhubungan).

Baca: Kenaikan tarif, Pengemudi Taksi Motor Online: Penumpang yang Tenang

Baca: Buka Alasan Kementerian Perhubungan untuk Meningkatkan Tarif Ojek Online Jabodetabek

Baca: 8 YLKI Tentang Tarif Online Ojek Deskripsi yang ditambahkan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288