Perusahaan DKI Jakarta harus bekerja dalam shift 2 shift, jika mereka tidak mematuhi peraturan, mereka akan dikenai sanksi

Home / Metropolitan / Perusahaan DKI Jakarta harus bekerja dalam shift 2 shift, jika mereka tidak mematuhi peraturan, mereka akan dikenai sanksi

TRIBUNNEWS.COM-Untuk mencegah karyawan berkumpul di kantor, Kementerian Tenaga Kerja, Imigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Jakarta telah mengeluarkan peraturan yang mengatur waktu bagi pekerja dan karyawan di wilayah ibukota untuk masuk dan keluar, waktu kembali dan waktu istirahat dalam skala besar Masa pembatasan sosial transisi (PSBB).

Aturan yang tercantum didasarkan pada keputusan kepala Dinas Tenaga Kerja, Imigrasi dan Energi DKI No. 1363 di Provinsi Jakarta pada tahun 2020. Selama transisi ke komunitas yang sehat, protokol kontrol Covid-19 di kantor / tempat kerja aman dan efisien.

Kompas.com melaporkan bahwa Andri Yansyah, kepala sumber daya manusia dan urusan imigrasi di DKI Jakarta, kemudian menyatakan bahwa akan ada dua departemen atau shift dan periode istirahat.

“Pekerjaan kantor (WFO) diubah menjadi sistem dua shift. Pertama, tiba di WIB dari pukul 07:00 hingga 16:00, dan waktu istirahat dari pukul 11: 00-12: 00 di WIB.” Sabtu (06/6) 13) / 2020) .

“Kemudian shift kedua tiba jam WIB dari jam 9:00 sampai jam 6:00 sore, dan waktu istirahatnya dari jam 1 siang sampai jam 2 siang,” tambahnya. — -Andri juga mengharuskan setiap perusahaan untuk menerapkan aturan ini.

Nanti, Disnaker juga akan memeriksa perusahaan untuk memverifikasi implementasi perjanjian kesehatan Covid-19. >

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288