Polisi akan mengambil tindakan terhadap pengemudi yang melanggar aturan PSBB mulai hari ini

Home / Metropolitan / Polisi akan mengambil tindakan terhadap pengemudi yang melanggar aturan PSBB mulai hari ini

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Manajemen Lalu Lintas Kepolisian Jakarta akan mengambil tindakan terhadap pengemudi yang melanggar peraturan Pembatasan Sosial Massal Jakarta (PSBB), mulai hari ini (13/4/2020) .

Dirlantas Metro Jaya Police Tim bom Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan bahwa penuntutan pelaku akan dibagi menjadi dua tahap.

Tindakan awal adalah meminta pelaku untuk mengisi ruang yang berisi pernyataan bahwa dia tidak akan mengulangi tindakannya.

Membaca: Kalender belajar TVRI dimulai dari sini hari ini. Di sini, WIB akan berpartisipasi dalam PAUD pada pukul 08:00, dan WIB akan berpartisipasi di sekolah menengah pertama pada pukul 10:30 .— Baca: Hari ini, hari ini, pertemuan penilaian ikan laut, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Ikuti para tahanan – kami akan memberikan semacam formulir peringatan bagi mereka yang melanggar PSBB. Kami meminta untuk turun, kami harus mengisi kekosongan. Mereka tidak akan mengulangi tindakannya dalam pernyataan itu, “” Sambodo mengatakan kepada wartawan, Minggu (4 Desember 2020).

Sambodo menggugat, dan polisi akan mencatat para ahli es krim untuk mengisi bagian yang kosong agar polisi dapat merekamnya. data. -Langkah kedua adalah menjatuhkan denda pada pengendara yang melanggar aturan PSBB untuk kedua kalinya. -Orang yang melanggar aturan PSBB dapat dituntut berdasarkan Pasal 93 Pasal 9 Keputusan No. 6 Tahun 2018 ini melibatkan kesehatan dan karantina, mengancam akan dihukum satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

“Ketika mereka ditarik untuk kedua kalinya, kami akan mengambil tindakan lebih tegas,” kata Sambodo.

Seperti kita ketahui bersama, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan secara resmi mengajukan status PSBB di Jakarta mulai Jumat (10/4/2020) untuk jangka waktu 14 hari atau hingga 23 April 2020.

Mendesak warga Jakarta untuk mematuhi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Karena tidak ada tanda-tanda memperlambat penyebaran Covid-19 di Jakarta atau di seluruh negeri.

Peraturan Gubernur No. 33 tahun 2020 mengeluarkan peraturan PSBB tentang implementasi pembatasan sosial skala besar (PSBB). Menurut peraturan, pengemudi kendaraan roda empat dan dua masih dapat mengemudi di bawah berbagai kondisi yang telah ditentukan, termasuk hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar dan / atau kegiatan lain yang diizinkan selama PSBB, serta atribut setelah desinfeksi dan penggunaan kendaraan. . -Siarkan berita utama di Kompas.com adalah “Ingat! Mulai hari ini, polisi akan mengambil tindakan terhadap pengemudi yang melanggar peraturan PSBB”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288