PSSB DKI telah diperluas untuk memungkinkan ibadah di masjid sesuai dengan perjanjian

Home / Metropolitan / PSSB DKI telah diperluas untuk memungkinkan ibadah di masjid sesuai dengan perjanjian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan untuk memperpanjang periode pembatasan sosial skala besar (PSBB) Jakarta. Anis mengatakan: “Tim pemrosesan Covid-19 kami di Jakarta menetapkan bahwa status PSBB DKI di Jakarta telah diperpanjang.” Namun, semua warga Jakarta akan disahkan hingga besok (6/5/2020). Lakukan ibadah di tempat ibadah lagi.

Baca: Jakarta PSBB Diperpanjang, orang yang tidak menggunakan topeng didenda 250.000 rupee

Baca: Pusat disko dan pijat yang dibuka di Jakarta, pemerintah provinsi DKI merumuskan prosedur kesehatan

Komunitas, terutama Muslim , Diwajibkan untuk shalat lima kali sehari di masjid dan ruang sholat melalui perjanjian kesehatan yang dibuat oleh pemerintah provinsi DKI di Jakarta.

Kita tahu bahwa penduduk yang telah hidup lebih dari 10 minggu tidak diperbolehkan shalat di masjid pada hari Jumat, mulai besok, mereka dapat shalat di masjid pada hari Jumat.

“Ibadah dapat dimulai dari masjid besok, Musala, gereja, kuil, kuil, semua kuil hanya dapat dibuka untuk kegiatan ibadah reguler. Layanan ini akan dimulai dari besok, dan harus mengikuti prinsip-prinsip perjanjian kesehatan,” DKI Gubernur Jakarta Anise Rashid Basvedan (mengatakan Kamis (6/5/05). 2020).

Gubernur menjelaskan beberapa peraturan kesehatan yang harus diikuti.Rumah Ibadan dapat mengatur hingga 50% kegiatan ibadah biasa di ruangan itu. Dia berkata: “Jika Anda ingin menampung 200 orang, hanya 100 orang yang dapat ditampung, dan jarak aman setiap orang harus dijaga dalam jarak 1 meter.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288