Pemerintah diminta untuk tidak membebankan biaya sewa, sopir Ojol masih dikejar oleh agen penagihan

Home / Metropolitan / Pemerintah diminta untuk tidak membebankan biaya sewa, sopir Ojol masih dikejar oleh agen penagihan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Latifah (51) mengendarai Honda Vario dan kembali ke rumah pada Jumat (27/3/2020). Merasa lelah dan tertekan sampai kesedihan terjadi padanya.

Sejak pagi hari, dia telah meninggalkan rumah dan menghasilkan banyak uang sebagai pengemudi ojek online. Namun, hingga sore hari, semua pesanan tidak masuk ke ponselnya.

Di Jakarta, pandemi virus Corona Covid-19 memaksa warganya untuk bepergian, yang membuat Latifah kesulitan mendapatkan pelanggan. Latifah di Jakarta Timur tiba-tiba dikejutkan dengan kedatangan penagih utang. Penduduk Imbau tidak kembali ke Lebaran: jika Anda kembali ke rumah, Anda membahayakan keluarga

pria itu meminta Latifah (Latifah) Cicilan sepeda motor harus dibayar bulan ini. “” “Saya baru saja tiba, bahkan setelah hanya tiga hari, penagih utang tiba-tiba pulih,” kata Latifah kepada Kompas.com

Latifah kemudian menjelaskan kepada penagih utang bahwa dia tidak punya uang untuk membayar cicilan. pembayaran. Ini adalah periode ke-20 sepeda motornya – biasanya, ia selalu membayar penyewa tepat waktu dan mencicil, tetapi kali ini hanya karena kesulitan keuangan sehingga pembayarannya menunggak. Satu juta orang memperlakukan pengemudi Ojol seperti ini, tanggapan Nikita Mirzani: Mengapa?

“Sekarang pahami apa pesanannya,” kata agen persewaan Fatimah.

Terlepas dari segalanya, leaser menolak untuk menerima alasan Latifah dan terus memintanya untuk membayar tagihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288