Polisi memberhentikan status perampok Angkor

Home / Metropolitan / Polisi memberhentikan status perampok Angkor

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Polisi sedang menyelidiki perampokan yang melibatkan perawat dan bidan yang berspesialisasi dalam transportasi perkotaan (Angkot) di Kampung Rambutan-Citeureup. Penyerang yang dituduh ada di sakunya.

Baca: buron 6 tahun, otak Polisi Tauke Robbery membunuhnya saat merakit pistol.

Sebenarnya, pestanya sedang menyiapkan sketsa wajah para tersangka. Vardi mengatakan kepada Mapolrestro Depok dan Pancoran Mas, Selasa (23/6/2020): “Kami sudah menyiapkan sketsa wajah penulis dan mengeksplorasi hal-hal lain yang mengarah pada penulis.”

Vardi menjelaskan bahwa pestanya Dia juga mengatakan: “Kami telah memeriksa para korban, dan tim tadi malam juga melakukan penyelidikan.”

Baca: Kisah Angkot tentang pencurian korban perempuan: dipaksa untuk berbaring selama 4 jam dan diserang dengan gunting — Pada akhirnya, partai politik yang dikagumi Wadi menerima semua informasi yang dapat membantu penyelidikan menemukan insiden ini.

“Kami terus berkembang dan kami telah menerima semua informasi dari publik,” pungkasnya.

Artikel ini diposting di Tribunjakarta.com, berjudul: Identitas polisi dan bidan dan perawat pencuri Depok

dipaksa untuk berbaring tengkurap selama 4 jam dan menahannya dengan gunting

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288