Setelah kasus Bripda CS, Polri akan dilarang memasuki tempat hiburan malam

Home / Metropolitan / Setelah kasus Bripda CS, Polri akan dilarang memasuki tempat hiburan malam

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Polisi Bripda Kalideres (Kalideres Bripda CS) menembak mati 4 orang di Cengkareng layaknya seorang koboi. Kasus ini banyak menyedot perhatian. Memasuki klub malam, memasuki kehidupan malam dan tempat hiburan dilarang, dan petugas polisi juga dilarang mengonsumsi alkohol atau minuman beralkohol.

“Propam Polri akan mengawasi larangan anggota Polri memasuki tempat hiburan dan minum alkohol, termasuk larangan penyalahgunaan narkoba,” kata Kepala Bidang Propam Polri Irjen Ferdy Sambo usai konfirmasi, Kamis. (25/2/2021). -Sambo menjelaskan, penggunaan senjata api oleh petugas jaga juga akan dikaji.

Nanti, tidak ada orang lain yang bisa memegang senjata saat bertugas. Senjata api yang bertugas aktif di semua tingkatan dan lapangan digunakan untuk psikotes, latihan menembak dan merekam tingkah laku anggota Polri, “ujarnya. Baca juga: Propam Polri Cabut Bripda Cs dari Polsek Tidak Sopan – Sebagai Rujukan, Propam Polri dan Propam Polda Metro Jaya juga melakukan Disrespectful Dismissal Procedures (PTDH) di Bripda Cs Republik Indonesia.

Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pembubaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pasal 11, Pasal 12 dan Pasal 13 undang-undang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288