3 lokasi usaha di wilayah timur Jakarta dikenakan sanksi karena melanggar PPKM

Home / Metropolitan / 3 lokasi usaha di wilayah timur Jakarta dikenakan sanksi karena melanggar PPKM

Laporan Reporter Tribunnews.com Reza Deni

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pegawai TNI / Polri dan Satpol PP di Jakarta Timur bersama-sama menindak beberapa ormas yang melanggar ketentuan PPKM Mikro di kawasan Pulogadung, mulai Sabtu dini hari WIB. pagi (6/3/2021) hingga Minggu (7/3/2021) untuk pengawasan. Satpol Pulogadung dan Andik Sukaryanto menyatakan tiga perusahaan sudah mendapat peringatan. Dua lainnya disegel selama satu dan tiga hari.

“Di sebuah kafe di Lavamangon Muqabharat, karena pelanggaran berulang, kami menyegelnya selama tiga hari,” kata Andyk dalam keterangan yang diterima Minggh (03 / 07/2021). — Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Desak Penutupan Seluruh Tempat Hiburan Nightlife Selama PPKM

Andik mengatakan, dalam acara ini, ada 10 kafe dan resto lukis karyawan gabungan yang tersebar di Jalan Cipinang Bunder, Jalan Gading. Raya, Jalan Bojana Tirta, Jalan Rawamangun Muka Barat, hingga Jalan Pemuda.

Baca juga: 127 kantor mendapat teguran tertulis dari Sudin Nakertrans-E Jakarta Pusat atas pelanggaran PPKM

“Kami memantau pelanggaran perjanjian sanitasi dan pembatasan jam operasional tempat usaha,” tutup Andik – Sebelumnya, Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta, mengaku banyak menerima laporan bahwa perusahaan niaga seperti kedai kopi sering melewati jam kerja selama periode PPKM Mikro.

Riza mengatakan, banyak kafe yang mematuhi WIB di tambak yang ditetapkan pada pukul 21.00 WIB.Namun, hanya dengan mengikuti aturan tersebut penggerebekan Satpol PP bisa dihindari. Banyak orang melaporkan bahwa kafe dibuka kembali pada pukul 11:00 malam. Setelah WIB berakhir atau serangan agresif.

“Memang ada laporan ada tempat yang coba bypass PPKM Mikro ini, bagaimana tutup jam 09.00 nanti akan tutup dulu saat penyerangan. Baru buka lagi jam 12.11,” Zha (Jumat) (26/2/2021) kepada wartawan. -Riza menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan mengambil sikap tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar aturan dan aparat daerah. — Karena, menurutnya, pelaku bisnis yang keras kepala ini sejak awal telah melakukan kejahatan. Oleh karena itu, imbalan hukum yang akan diberikan juga akan lebih besar dari biasanya. Riza berkata: “Kafe yang mencoba untuk berpindah-pindah, kafe-kafe tercela itu, harus dihukum. Jika kafe-kafe yang melanggar sanksi harus lebih berat, mereka tidak akan normal lagi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288