Menangkap dua tersangka karena menyebarkan kebencian terhadap TNI-Polri, mengakui kesalahan dan meminta maaf

Home / Metropolitan / Menangkap dua tersangka karena menyebarkan kebencian terhadap TNI-Polri, mengakui kesalahan dan meminta maaf

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dua tersangka yang menyebarkan ujaran kebencian terhadap TNI-Polri melalui media sosial (medsos) telah ditangkap Polda Metro Jaya. Kedua tersangka tersebut antara lain S (40) yang ditangkap di Cempaka Putih pada 12 Desember, dan DB ditangkap di Jalan Angke, Jakarta Barat pada 13 Desember kemarin. Keduanya mengaku melakukan kesalahan dan meminta maaf atas tindakan mereka. Direktur Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol mengatakan di Jakarta, Senin (14 Desember 2020): “Saya melakukan kesalahan dan saya minta maaf.”

Yusri Yunus menjelaskan tersangka S ada di dalam foto tersebut karena adanya menyebar Ditangkap untuk foto. DPO Kapolda Metro Jaya .

Postingan DPO Kapolda Metro Jaya disertai dengan keterangan tentang orang dalam foto yang mencari pembunuh.

Lihat juga: Polisi membenarkan bahwa Maheer A Thuwailibi ditangkap dan diduga berhubungan dengannya serta benci berbicara

“Petugas itu memasang foto Kapolres Jakarta dengan pakaian rapi, kelas satu, dan kemudian menulis , Orang ini (Kapolda) dicari .

Kemudian pembunuhnya dicari (karena Yusri mengatakan jika seseorang menghubungi jihadis Fisabillah segera, Kapolda login. – Tersangka S mengorganisir 000FaktaBaid melalui WhatsApp, media Muslim Indonesia dan media sosial lainnya mengirimkan berita-berita provokatif yang sangat besar-ujaran kebencian lainnya terhadap TNI-Polri dan pemberhentian Kapolsek Metro Jaya di daerah tersebut, Kapolsek dan Pejabat Kodam Jaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288