Siswa ditipu untuk berpartisipasi dalam protes untuk menolak kesempatan kerja untuk membuat undang-undang, orang tua khawatir, polisi mengajukan banding

Home / Metropolitan / Siswa ditipu untuk berpartisipasi dalam protes untuk menolak kesempatan kerja untuk membuat undang-undang, orang tua khawatir, polisi mengajukan banding

TRIBUNNEWS.COM-Banyak mahasiswa yang mengikuti aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Karya. Beberapa dari mereka telah dilindungi oleh polisi. Beberapa orang bahkan berbohong dengan dalih bermain dengan teman.

Para orang tua mengetahui perilaku anak-anak mereka hanya ketika mereka menghubungi polisi. –Selasa siang ini (13/10/20200), seorang remaja sedang bermain dengan seorang anak, saat polisi memasangnya di bawah lampu coca-cola merah di Jalan Yos Sudarso di Krapagadin, Jakarta Utara, inisial R tidak Berpartisipasi dalam demonstrasi menentang penciptaan lapangan kerja.

Untuk mendaftar R, polisi harus menunjukkan KTP-nya.

Lihat juga: Observer: Beberapa kelompok menggunakan model hukum untuk melawan penciptaan lapangan kerja — -Namun, R mengaku belum, karena masih siswa SMA .

Anggota Satgas Jatanras Polres Metro Jatanta Utara menangkap R dan kemudian menemukan bocah itu mengenakan jas almamater biru Universitas Swasta e .- — Saat menunjukkan ekspresi ketakutan, R kemudian mengakui bahwa almamater itu milik ibunya .

“Ini (jas almamater) ada ibuku,” kata remaja yang mengaku warga Pondok Gede ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288