Warga yang melanggar PSBB dimasukkan ke dalam peti mati tanpa menelan masker

Home / Metropolitan / Warga yang melanggar PSBB dimasukkan ke dalam peti mati tanpa menelan masker

TRIBUNNEWS.COM-Jika warga tertawa tanpa memakai topeng, mereka akan dihukum jika menyapu lantai atau memasukkannya ke dalam peti mati.

Insiden warga terpidana peti mati terjadi di kawasan Karisari Pasal Rebo di timur pada Rabu. Jakarta (2/9/2020) .

Direktur Satpol PP Jakarta Timur Budhy Novian mengatakan, warga yang melanggar ketentuan batasan sosial skala besar (PSBB) atau tidak memakai masker akan dihukum dengan peti mati. – Baca: Epidemiolog Pandu Riono: Indikator keberhasilannya bukan angka kesembuhan pasien Covid-19- “Dulu kalau saya ingat benar ada dua orang. Biar nanti saya cek,” ujarnya saat dihubungi. Masyarakat menyapu jalanan. Setiap penjahat harus membersihkan selama satu jam.

“Karena banyak orang yang antri. Sekarang, Petugas Pasar Rebo membawa peti mati kosong. Tanyakan pada penjahat apakah mau masuk peti mati atau menunggu,” kata Budhy. — Beberapa penjahat setuju untuk memasuki peti mati selama beberapa menit untuk mengurangi waktu. Patuh memakai masker di luar. Selain itu, kata Budhy, regulasi tersebut masih dalam tahap uji coba.

Jika denda ini berdampak baik pada masyarakat, maka denda ini akan direkomendasikan untuk diterapkan secara permanen.

“Kita juga pasang disinfektan. Katanya, taruh di peti mati biar aman. (Kompas.com/Walda Marison)

Artikel ini pertama kali tayang di Kompas.com dengan judul“ Jangan Pakai Masker , Penjahat PSBB dimasukkan ke dalam peti mati Covid-19 “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288