Mengenai hukuman bagi yang tidak mengendarai sepeda di jalur tersebut, demikian penjelasan dari pihak kepolisian

Home / Metropolitan / Mengenai hukuman bagi yang tidak mengendarai sepeda di jalur tersebut, demikian penjelasan dari pihak kepolisian

Reporter Jakarta Tribunnews.com Igman Ibrahim melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-sanksi terhadap pengendara sepeda yang tidak menggunakan jalur sepeda (pop up jalur sepeda) memiliki pro dan kontra.

Karena pelanggar dapat didenda. Berupa denda. Rp. Penjara 100.000 atau 15 hari.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan, aturan penghapusan pesepeda yang tidak naik jalur sudah diatur undang-undang. — Dia bilang aturan ini dianggap benar.

“Padahal sangat seimbang. Kendaraan lain yang memasuki jalur sepeda malah lebih berat. Jika ada kendaraan lain yang masuk ke jalur sepeda akan dikenakan denda Rp 500.000. Biaya tidak menggunakan jalur sepeda Rp 100.000 Rupiah Wong, 2 Permintaan Pria Ini Mengejutkan Baim: Benarkah?

Bac: Polygon, Element, Pacific dan United Folding Bikes Harga: dari 1 juta rupiah hingga puluhan juta euro!

Baca : Tidak digunakan untuk perpajakan. Ini yang menjadi fokus utama dari peraturan baru Kementerian Perhubungan tentang penggunaan sepeda. Sebaliknya, aturan ini juga untuk menghindari kecelakaan pengendara sepeda di jalan TOL.

“Bahkan, dari rute lain Sulit bagi pelari untuk memasuki jalur sepeda.

Tapi, tentu saja, ini adalah sanksi yang kami harap bisa kami patuhi dan CD komunitas. Ia menyimpulkan: “Pemerintah sudah menyiapkan jalur untuk menghindari kecelakaan.” – Diberitakan sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengingatkan pengendara sepeda yang tidak mengikuti jalur sepeda atau loop line yang sudah tersedia. Penjahat diancam.

“Pengendara sepeda tidak menggunakan jalur sepeda yang telah dibangun. Artinya jika di jalan tersebut terdapat jalur sepeda yang tidak digunakan maka akan diancam sanksi, yakni Pasal 299 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ada. Ancaman sanksi, “kata Sambodo di Jalan Sudirman-Thamrin, Kamis (18 Juni 2020) di Jalan Sudirman-Thamrin.

Dalam Pasal n Undang-Undang Nomor 299 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tanggal 22 22/2009, diketahui bahwa ancaman sanksi terhadap pelanggar adalah denda 100.000 rupee atau penjara selama 15 hari.

“Oleh karena itu, denda Rp 100.000 bisa mengancamnya untuk dijumlahkan dan dipenjara selama 15 hari. Oleh karena itu, nyatanya jika setelah sosialisasi dan penuturan, masih ada beberapa pesepeda yang keras kepala yang tidak paham jalur sepeda, sekalipun ada sepeda saat itu. Jalan, kita juga bisa memakai tiket.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288