APPBI: Pusat perbelanjaan DKI memiliki kapasitas 50% pengunjung, dan tidak ada batasan umur

Home / Metropolitan / APPBI: Pusat perbelanjaan DKI memiliki kapasitas 50% pengunjung, dan tidak ada batasan umur

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) mencontohkan, sejak 15 Juni atau pemberlakuan pembatasan sosial transisi skala besar (PSBB), sudah dibuka 80 pusat perbelanjaan atau pusat perbelanjaan di Jakarta DKI. Untuk pusat perbelanjaan, syarat yang diberlakukan bukanlah batasan umur bagi pengunjung pusat perbelanjaan.

“Nah, ada batasan untuk DKI, hanya boleh 50% pengunjung,” kata Manajer APPBI Ellen Hidayat dalam siaran BNPB, Jumat (26/6/2020) .- — Baca: Nasehat Dokter untuk Pendaki yang Ingin Mendaki Gunung Saat Pandemi Covid-19 — Allen mengatakan bahwa setiap pusat perbelanjaan memiliki alat hitung untuk turis .— Apakah ada secara matematis antre.

Jika kapasitas internal 50%, tidak ada lagi pengunjung yang diizinkan masuk.

“Jadi, kami tahu bahwa dalam keadaan normal ada 60.000 pengunjung. Sekarang, kami dibatasi hingga 30.000. Selama tidak ada” orang yang mengantri, tidak ada antrian panjang. ” Di kediaman Allen, mal aman. Kata Allen.

Di bawah pengawasan tim pengawas masing-masing pusat perbelanjaan, Ellen mengatakan bahwa suhu tubuh dikontrol dan pengunjung diharuskan memakai masker dan disinfektan. Masih ada masa transisi, dan Anda mungkin merasa tidak enak badan atau memakainya. Masker tidak sempurna beristirahat. Nah, ini perlu dikecam oleh kelompok kontrol, ”pungkas Allen.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288