Ketua DPRD DKI menyayangkan sikap pimpinan fraksi yang mundur dalam rapat persetujuan P2APBD

Home / Metropolitan / Ketua DPRD DKI menyayangkan sikap pimpinan fraksi yang mundur dalam rapat persetujuan P2APBD

Reporter Tribunnews Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. COM, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyayangkan sikap pimpinan fraksi yang meninggalkan rapat untuk menyetujui pelaksanaan Pimpinan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) DKI Jakarta 2019 (P2APBD) Anies Baswedan-Riza Patria. Jangan begini, harus tanya dulu, “kata Prasetio kepada Tribunnews.com, Senin malam (9 Juli 2020). Aksi mogok empat fraksi (yakni PAN, Golkar, Nasdem, dan PSI)

–Baca: Gubernur Anies Baswedan (Anies Baswedan) Dikutuk, Bandel Tetap Beroperasi, Kafe Mundur Sementara Tutup-Menurut Pras (Pras) Ada yang mengaku RUU itu disetujui karena harus bertanggung jawab atas penggunaan APBD. Ia mengatakan: “Sempurna, sempurna, dan berubah menjadi peraturan daerah, jadi tanggung jawabnya jelas.

Pras justru kaget dengan aksi mogok tersebut.

Baca: Presiden DPRD DKI Minta Pemprov Buka Pintu Pejabat Tertular Virus Covid-19

Menurut Pras, P2APBD harus Ketentuan tersebut dibuat sebagai peraturan daerah agar direksi dapat segera membahas perubahan “APBD 2020”. Selain itu, menurut Pras, proses tersebut telah melewati mekanisme yang berlaku untuk persetujuan P 2ABPD, salah satunya adalah “larangan”. Rapat Gagar. Berbicara, lalu menyempurnakan. Ia mengatakan: “P2APBD harus ditingkatkan dengan yang namanya La Perda. Baca: Anggota DPKS DKI Jakarta Umi Kulsum Meninggal dan Lolos Dua Tes Usap Covid-19-Pras Yakin Yang Mundur Tidak Memahami.-Terutama Pimpinan Fraksi yang Mestinya Tuntut Sebelum Mogok.

Pras mengatakan, keputusan tersebut sah karena rapat paripurna menghimpun lebih dari 50% anggota DPRD.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288