Pangdam Jaya meminta staf di tempat untuk membaca tentang pelanggaran perjanjian sanitasi

Home / Metropolitan / Pangdam Jaya meminta staf di tempat untuk membaca tentang pelanggaran perjanjian sanitasi

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Tim asisten yang dipimpin Mayjen Dangung Abdurachman menerapkan tata tertib masyarakat terkait prosedur kesehatan Covid-19 di wilayah Jadetabek. .

Dudung mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan kemasyarakatan harus meningkatkan kewaspadaan warga terhadap prosedur kesehatan.

“Saat ini kita sedang mengikuti kegiatan kemasyarakatan agar masyarakat bisa mengerti dan benar-benar paham selama proses pelaksanaannya, dan yang penting diperhatikan,” kata Dudung.

Ia tahu bahwa penerapan regulasi kesehatan tidak sepenuhnya dihargai oleh masyarakat. –Baca: Pemutakhiran 14 September RS ​​Wisma Atlet: 1.661 pasien positif Covid-19 masih dalam perawatan – agen TNI yang turun ke TKP diimbau untuk melakukan tindakan pelanggaran tanpa melukai mereka.

Sebelum mengambil tindakan, petugas lapangan harus mendengarkan alasan kejahatan ditemukan.

Jika pelakunya adalah orang yang keuangannya miskin, ia seperti diminta untuk menawarkan sikap toleran dan berkonsentrasi membaca situasi. Agen, yang dikatakan polisi adalah: “Sekalipun orang yang mematikan masker listrik harus segera meninggalkan tempat tertentu untuk meningkatkan perekonomian, kalaupun ada aturan keuangannya, peraturan ini akan didenda. Tidak memadai. Dia bilang:” Saya tanya ke agen Perhatikan membaca situasi ini untuk mengajukan sikap toleransi.

Untuk kegiatan ini, Kodam Jaya mengerahkan 6.000 orang.

Mereka bekerja sama dengan 9.000 anggota polisi dan 2.000 anggota masyarakat untuk menjaga kebersihan di seluruh wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Prosedur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288