KSTJ mengatakan izin penyelamatan Ancol penuh masalah

Home / Metropolitan / KSTJ mengatakan izin penyelamatan Ancol penuh masalah

Reporter Jakarta Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan, asosiasi anggota Aliansi Jakarta Save Jakarta Bay (KSTJ) memperkirakan penerbitan izin restorasi seluas 155 hektare di Jakarta sarat masalah.

Asesmen KSTJ Gubernur Anies Baswedan diam-diam mengeluarkan Keputusan Gubernur DKI Nomor 237/2020 tanggal 24 Februari 2020 tentang klaim tersebut. Keterangan tertulis pada Selasa (14/7/2020). –KSTJ sendiri beranggotakan KNT Muara Angke, Walhi Jakarta, LBH DKI Jakarta dan Aliansi Keadilan Perikanan Rakyat (KIARA).

Baca: Ahok Bicara Rencana Reklamasi Anies Age Ancol

Kabarnya Pemprov DKI sengaja melanggar ketentuan UU Nomor 27 Tahun 2007 dan UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Kawasan Kecil. Pulau dan Peraturan Presiden Nomor 122 Tahun 2012 tentang Pemulihan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Selain mengabaikan kedua aturan tersebut, keluarnya Peraturan Gubernur Nomor 237/2020 juga melanggar ketentuan reklamasi karena tidak berdasarkan pada “Peraturan Tata Wilayah Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil” (RZWP3K).

Baca: Soal Izin Reklamasi Ancol, Anies Ngaku Cegah Banjir dan Tegaskan Janji Kampanye Tak Terwujud- “Atas hormat Perda, RZWP3K adalah proyek reklamasi yang memberi izin pelaksanaan izin.” Ujarnya. Dia menyatakan. (5) Mengenakan denda sampai dengan 500 juta rupiah dan denda lainnya berupa pemberhentian yang tidak jujur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288