Setelah menemukan kasus baru Covid-19, Anies menutup sementara 65 bisnis di DKI Jakarta

Home / Metropolitan / Setelah menemukan kasus baru Covid-19, Anies menutup sementara 65 bisnis di DKI Jakarta

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemprov DKI Jakarta untuk sementara waktu menutup 56 usaha atau perkantoran karena seorang pegawainya terpapar Covid-19. Pada saat yang sama, 9 perusahaan ditutup karena gagal menerapkan perjanjian kesehatan Covid-19.

“Saat ini ada sekitar 65 perusahaan yang sudah tutup.” Direktur Humas, Imigrasi, dan Energi DKI Jakarta Said Andri Yansyah, Sabtu (22/8/2020). ). 19 .

Mereka tidak akan tutup secara mandiri dan terus bekerja seperti biasa .– -Baca: Jakarta Pemprov DKI akan bayar insentif tenaga medis mulai 24 Agustus

“Terkena Kantor atau karyawan harus melapor. Ini yang saya katakan sebelumnya, Anda tidak bisa menunjukkannya. Ini bukan penghinaan atau keburukan, kesalahan atau aib, “kata Andri. -Namun, sekitar 80 perusahaan lain telah menutup tempat kerjanya secara mandiri. Selain itu, karyawan juga melakukan quick test. Dan swab test independen. Katanya. Sekarang. Ini yang kami harapkan dari seluruh kantor perusahaan yang ada di Jakarta.

Berikut rincian lokasi dari 56 perusahaan terkait Covid-19 yang telah ditutup:

1. 14 perusahaan di Jakarta Pusat 2. Jakarta Barat 5 perusahaan 3. 4 perusahaan di utara Jakarta 4. 15 perusahaan di timur Jakarta 5. 19 perusahaan di selatan Jakarta – lihat juga: 6 tersangka kasus prostitusi di tempat karaoke Tangsel – –Selain itu terdapat informasi detail lokasi 9 perusahaan yang tutup karena pelanggaran kesehatan: 1. 1 perusahaan di pusat kota Jakarta 2. 1 perusahaan di Jakarta atau 3.1 perusahaan di Jakarta Timur 4. 4 di Jakarta Timur Perusahaan di Jakarta Selatan

Laporan: Ryana Aryadita Umasugi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemprov DKI tentang Penutupan Sementara 65 Perusahaan Terkait Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288