Orang-orang yang meminta untuk berpartisipasi dalam demonstrasi menentang Undang-Undang Penciptaan Pekerjaan diundang untuk berpartisipasi dalam demonstrasi dengan imbalan uang

Home / Metropolitan / Orang-orang yang meminta untuk berpartisipasi dalam demonstrasi menentang Undang-Undang Penciptaan Pekerjaan diundang untuk berpartisipasi dalam demonstrasi dengan imbalan uang

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya memberitakan, kemarin, protes “Hukum Komprehensif” yang dituding sebagai pimpinan organisasi anarkis, berujung pada kehancuran Jakarta dan sekitarnya. -Kami tahu bahwa polisi Indonesia menangkap 1.192 pengunjuk rasa pada Kamis (10 Agustus 2020).

— Sebagian besar yang ditangkap adalah mahasiswa STM dari berbagai daerah. Kita tahu dari pengalaman sebelumnya bahwa ada demonstrasi, kerusuhan berakhir, dan ada tanda-tanda semakin banyak orang yang anarki. Kelompok anarki itu bikin heboh, “Humas Polda Metro Jaya Kota, Humas Polda Metro Jaya, Kompol Polda Metro Jaya Kompol Yusri Yunus (Yusri Yunus) Jumat (9/10/2020) Said.-Yusri mengatakan, polisi mewajibkan semua pengunjuk rasa untuk memberikan informasi. Ditahan-ia mengatakan dalam surat undangan tersebut menyatakan bahwa jika pengunjuk rasa mengambil tindakan, mereka akan mendapat uang-tapi kami tidak tahu siapa pengundangnya., Polrestabes Palembang membebaskan 167 siswa- “Siswa SD STM diminta ikut unjuk rasa, tahukah kita hukumnya? tidak tahu. Apakah anda disini pak pak saya diajak temen-temen lewat sosial media lalu saya dapat uang disana makan makan tiket kereta sudah siap truk siap truk siap bus baru kesini saja Bisa nyetir ke sana, “ujarnya. Dalam demonstrasi menentang UU Cipta Kerja Komprehensif di Jakarta dan sekitarnya, Kamis (8/10/2020), 1.192 orang ditangkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288