40 remaja asal Koja di Jakarta Utara ditangkap polisi karena mengikuti balapan ilegal

Home / Metropolitan / 40 remaja asal Koja di Jakarta Utara ditangkap polisi karena mengikuti balapan ilegal

Wartakotalive.com reporter Junianto Hamonangan melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Jum’at (18/9), tak kurang dari 40 remaja mengikuti lomba ilegal di Jalan Balai Rakyat Desa Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Di pagi hari, polisi dilindungi.

Kepala Bidang Tindak Pidana dan Reserse Kriminal Koja Andrew Suharto (AKP Andry Suharto) mengatakan bahwa puluhan remaja ditangkap setelah menerima laporan dari warga sekitar, dan mereka merasa tidak nyaman untuk lari secara ilegal. .

“Tapi para pelaku ini tetap bersikap seolah tidak mengindahkan peringatan warga,” kata Andri, Jumat (18 September 2020).

Bacaan: Pembicara: Adalah Kompetisi Normal Baru yang berkelanjutan, tetapi penggunaan sekolah normal baru, yang merupakan persyaratan regional. Andry menuturkan, puluhan remaja ditangkap petugas gabungan Koja dan Polres. -Koja Satpol PP wilayah menemukan bahwa mereka ditangkap dan digiring ke illegal running. Andre menjelaskan: “Tetap bersamaku dan tutup jalan melalui kompetisi jalan gila.” Kali ini, petugas juga memperhatikan bahwa beberapa dari mereka tidak mengenakan masker. Tentu berbahaya karena tidak sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. – “Kecuali mengganggu 15 orang, mereka dibawa pergi tanpa memakai masker. Mereka penuh sesak dan tidak mengikuti prosedur medis selama pandemi.”

– Setelah itu, polisi membawa puluhan remaja di Mabes Polri Koja, Untuk menyediakan pengumpulan data.

Aksi balapan gila-gilaan ini disebabkan oleh tren berikut yang menjadi populer di media sosial baru-baru ini. -Artikel ini telah diterbitkan di Wartakotalive dengan judul. Polisi Koja menangkap 40 remaja karena berpartisipasi dalam Cyclonus

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288