19 PMI ilegal yang menyerang Bogor: gaji wajib 25 juta, hingga berjanji bekerja di Thailand

Home / Metropolitan / 19 PMI ilegal yang menyerang Bogor: gaji wajib 25 juta, hingga berjanji bekerja di Thailand

Bourg State TRIBUNNEWS.COM-mengungkap sebaran pekerja imigran non prosedural atau ilegal (PMI) di Indonesia-19 PMI ilegal telah ditemukan.

Baca: Truk, Dua TKI Asal Lampung Timur Meninggal di Taiwan Membawa Mereka ke Shelter Apartemen Algorine Gedung Alphine, Bukit Simanggu, Bogor, Jawa Barat.

Buruh migran Badan Perlindungan Indonesia (BP2MI) yang menyerang tempat penampungan tersebut dipaksa membayar Rp di antara calon buruh migran Indonesia ilegal. Kalau mau kerja di hotel di Thailand penghasilannya Rp 25 juta. 10 juta rupee. Ketua BP2MI Benny Rhamdani (Benny Rhamdani) mengatakan Sabtu (18 Juli 2020) itu 15 juta per bulan.

“Mereka juga harus membayar 25 juta rupiah kepada perusahaan dan berjanji akan pergi dalam waktu dua minggu.” .Com. — Diharapkan dua perusahaan yang berbeda akan mengirimkan puluhan PMI non prosedural ke Thailand.

Namun, Peru belum secara resmi mendaftarkan perusahaan tersebut.

Kedua perusahaan tersebut memiliki singkatan PT DBH. Perusahaan belum memperoleh Surat Izin Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (SIP3MI) yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Benny menjelaskan, penggerebekan berawal dari laporan publik dari BP2MI Crisis Center, yang mencurigakan adanya rencana pengiriman PMI non prosedural.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288