Di Akhir Cerita Samuton Main Kung Fu di WSAN 3 Tangsel, Lurah Pamulan Kini Jadi Tersangka.

Home / Metropolitan / Di Akhir Cerita Samuton Main Kung Fu di WSAN 3 Tangsel, Lurah Pamulan Kini Jadi Tersangka.

Laporan wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir-TRIGUNNEWS.COM, Tangerang Selatan-Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Pamulang, Saidun mungkin tak menyangka dirinya akan sedekat itu dengan penjara. , Warga Kabupaten Pamulang Tangsel mengaku hanya merasa jijik, sambil menendang deretan pot bunga di atas meja dengan tinggi jelas SMAN 3 Tangsel hingga roboh dan menyatakan kekecewaannya. WSAN 3 Tangsel menetapkan lima siswa.

Saat itu, Aan Sri Analiyah, Penanggung Jawab WSAN 3 Tangsel, mengatakan bahwa saidun menugaskan lima calon mahasiswa.

“Iya ‘Setor, karena ada warga yang mencari bantuan. Lima orang,” kata Aan, Jumat (17/7/2020) di SMAN 3 Benda Baru, Jalan Benda Timur XI A, Palanlang, Tangel. Kata Tangsel tadi. — Namun, karena peserta Ta Didik Baru (PPDB) menyelesaikan proses penerimaan, tidak ada satupun dari kelima anak tersebut yang lulus atau diterima.

Baca: Kepala Desa Yang Marah Di Ruang Rutan Tidak Ditangkap Ini Penjelasan Kapolsek Pamulang .

Bacaan: Kemarahan SMAN 3 Tangsel, Karena Siswa yang Dititipkan Ditolak, Kepala Desa Saidun adalah tersangka pidana – “Ini masalah PPDB. Mungkin kepala desa juga bisa memberikan tekanan dari seluruh pelosok negeri untuk meminta mereka bekerja di masyarakat atau bergabung dengan SMAN3. Kan PPDB sudah selesai, lalu mendaftarkan ulang busuknya, lalu Kami memberi tahu Anda dengan hati-hati: “Dia menjelaskan.

Karena tidak bisa menerima keputusan sekolah, Syedon menjadi gila saat bertemu Ain di kamarnya pada hari Jumat (10 Juli 2020).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288