Jelaskan bahwa penanggung jawab Desa Kota Saidon marah kepada kantor kepala sekolah karena siswanya ditolak masuk ke SMA

Home / Metropolitan / Jelaskan bahwa penanggung jawab Desa Kota Saidon marah kepada kantor kepala sekolah karena siswanya ditolak masuk ke SMA

TRIBUNNEWS.COM, Kepala Desa Tangerang Selatan-Bandan Baru, dan Tangerang Selatan Pamulang Sayyton mengaku baru kali ini ia mengajak calon siswa masuk ke sekolah umum. Saidun mengatakan, Selasa (28/7/2020), polisi sengaja melakukan pengrusakan terhadap siswa tersebut akibat sabotase buatan yang dilakukannya di WSAN 3 Tangsel, dan siswa tersebut ditolak oleh pihak sekolah. .– Saidun menjelaskan hal ini untuk menyampaikan keinginan warga yang ingin anaknya bersekolah.

“Kalau bicara titipan, tidak ada jaminan. Tidak ada, saya hanya menyampaikan keinginan masyarakat. Itu saja.” Katanya.

“Sekalipun jawaban saya sudah tidak valid lagi. Dengan membantu ini, saya berusaha mencapai tujuan ini dengan membuktikan bahwa kami telah melakukan sesuatu,” lanjutnya. Eh WWWS 3 Tangsel dengan panik menghancurkan beberapa item di ruang kepala sekolah.

Menurut Kapolres Pamulang Supiyanto, Saidun melakukan hal tersebut karena dikecewakan oleh calon siswa dan lamarannya ditolak pihak sekolah. Kata Supiyanto seusai konfirmasi pada Jumat (17/7/2020).

Pasalnya, beberapa calon siswa telah direkomendasikan oleh kepala desa. Sekolah kurang puas dengan sikap kepala desa, dan pihak sekolah tetap menanyakan Kasus tersebut dilaporkan oleh Polsek Pamurang yang disiarkan di Kompas.com dengan tajuk “Wali Kota Saidon Kota hanya mengaku merekomendasikan siswanya untuk masuk SMAN 3 Tangsel hanya sekali.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288