Timeline karyawan Tangerang bunuh diri karena tekanan pekerjaan

Home / Metropolitan / Timeline karyawan Tangerang bunuh diri karena tekanan pekerjaan

Tangerang TRIBUNNEWS.COM-Seorang pemuda bernama Mauladi (23 tahun) merasa tertekan usai diusir dari kantor. –Mauladi menangis dan demam sepanjang malam, hingga akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Kakaknya Febriana (35 tahun) masih tidak percaya kalau adiknya meninggal dalam keadaan menyedihkan.

Febriana tidak bisa lagi hidup dalam kekacauan untuk bisa dekat dengan adiknya selama seminggu di antara pegawai di sebuah apartemen di Lungkong Gudang Timur, Serpong, karena dia dipecat. Khawatir dengan kondisi Mauladi yang kerap suram pasca PHK, Fabriana tak mau memaksanya mengusut masalah yang ditemuinya.

Bacaan: Pemuda di Serpong Tewas ditusuk tangan dan lehernya, diduga bunuh diri dengan pisau.

Pada malam terakhir mereka, Mauladi mengalami demam tinggi. –Dia menangis, tidak tahu alasan pastinya. — Febriana mengusap adiknya sementara Erus menguatkan hatinya.

“Tadi malam sangat panas, tubuh saya sangat panas, dan saya menangis sepanjang malam. Saya tidur di tengah ruangan dan menyekanya,” Jangan membebani diri Anda dengan kepala Anda, Anda juga akan mendapatkan pekerjaan yang sabar. “Kubilang,” kata Febriana di samping rumahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288