27 pengunjuk rasa menolak untuk menerima Covid-19 Responsive Job Creation Act dan dibawa ke gedung olahraga

Home / Metropolitan / 27 pengunjuk rasa menolak untuk menerima Covid-19 Responsive Job Creation Act dan dibawa ke gedung olahraga

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Kepolisian Indonesia menemukan 27 partisipan dalam aksi protes tersebut menolak untuk mengumumkan undang-undang penciptaan lapangan kerja komprehensif yang dinyatakan responsif terhadap virus Covid-19.

Pol Argo Yuwono, Direktur Divisi Humas Polri dan Inspektur Jenderal Pol Argo Yuwono mengatakan, hasil tersebut berdasarkan hasil quick test yang dilakukan di wilayah DKI Jakarta atau Polda Metro Jaya.

“27 pengunjuk rasa merespon dengan cepat dan 22 orang dikirim ke Wisma Atlet.,” Kata Argo kepada Bareskrim Polri di Jakarta, Kamis (8/10/2020). — Di sisi lain, Argo menjamin polisi akan memberikan pengamanan yang sebesar-besarnya agar massa tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar atau bohong.

“Semoga pengunjuk rasa berhati-hati secara hukum. Dia menjelaskan. — Baca: Jakarta Rapid Transit (MRT Jakarta) menutup bundaran HI karena protes terhadap UU Cipta Kerja. Selain itu, Argo mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil tindakan hukum terhadap undang-undang komprehensif terkait UU Cipta Karya. Ia mengajukan gugatan uji materi (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Gugatan penolakan undang-undang komprehensif harus diajukan ke Mahkamah Konstitusi.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288