Petugas kesehatan di Rumah Sakit Koja mengeluh bahwa mereka tidak menerima hadiah Covid-19 selama lima bulan

Home / Metropolitan / Petugas kesehatan di Rumah Sakit Koja mengeluh bahwa mereka tidak menerima hadiah Covid-19 selama lima bulan

Reporter TribunJakarta.com Jakarta Dionisius Arya Bima Suci melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Petugas kesehatan (Nakes) yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja di Jakarta Utara mengeluhkan tidak mendapat insentif rumah sakit. Pekerja medis yang terlibat dalam pengelolaan pandemi Covid-19.

Padahal, sejak awal pandemi atau sejak Maret tahun lalu, pemerintah sendiri berjanji akan memberikan insentif khusus kepada petugas kesehatan. Terima insentif yang dijanjikan.

Artinya, lima bulan telah berlalu sejak pendistribusian insentif bagi tenaga kesehatan di RSUD Koja.

“Mulai Maret 2020, perhitungan langkah-langkah insentif harus dimulai, tapi sejauh ini,)” katanya, Rabu (19 Agustus 2020).

Besaran reward yang dijanjikan bervariasi, yaitu 15 juta rupiah untuk dokter spesialis, 10 juta rupiah untuk pengacara atau dokter gigi, dan 7,5 juta rupiah untuk bidan atau perawat. , Dan Rp 5 juta untuk tenaga medis lainnya.

Uang akan dikalikan secara proporsional dengan jam kerja bulanan.

Untuk mendapatkan keuntungan dari bonus ini, pertama-tama minta rumah sakit dan petugas kesehatan untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu. Dokumen partai memenuhi semua persyaratan administratif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288