Akan terpengaruh oleh PSBB di Jakarta, ini adalah orang yang mengeluh tentang Driver Ojol

Home / Metropolitan / Akan terpengaruh oleh PSBB di Jakarta, ini adalah orang yang mengeluh tentang Driver Ojol

TRIBUNNOEWS.COM – DKI Jakarta memberlakukan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 10 April 2020.

Anies Baswedan, Gubernur DKI di Jakarta, mengumumkan kebijakan untuk menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19), yang menyebutkan nomor peraturan Menteri Kesehatan. 9 September 2020 tentang instruksi PSBB dalam hal pemrosesan yang dipercepat dalam Covid-19. Layanan online -Ojol juga dipengaruhi oleh peraturan. -Dalam uraian peraturan, ditunjukkan bahwa jasa pengiriman barang, termasuk kendaraan roda dua berdasarkan aplikasi transportasi, terbatas pada pengangkutan barang, bukan penumpang.

Baca: Ketika menerapkan PSBB di Jakarta, departemen acara dalam acara tersebut harus mengikuti Protap, apa itu?

Baca: Ketika menerapkan PSBB, transportasi umum dibatasi, bagaimana dengan mobil pribadi? Ini kata Anies

Menanggapi hal ini, banyak pengemudi ojol mengaku keberatan. Alasannya adalah bahwa selama pandemi Covid-19, mereka berjuang untuk memenangkan pesanan.

Baca: Vebby Palwinta memberikan rekomendasi gratis di Instagram untuk membantu penjualan online,

“Ini bukan pembatasan sosial berskala besar, pesanan telah dipotong, terutama dalam hal pesanan dipotong,” Reno, salah satu pengemudi ojol di daerah Lenteng Agung, Jakarta selatan, mengatakan Selasa (4 April 2020).

Reno menjelaskan bahwa pesanan yang diterima hari ini bukan hanya layanan antara barang dan makanan.

Namun, jika penumpang dilarang masuk, kemungkinan mengambil penerbangan akan berkurang.

Baca: Ketakutan akan Dewa Jika Anda tidak mengenakan topeng saat Anda pergi, itu pasti Rafiq.

“Kami terutama makanan dan komoditas. Tetapi jika ada penumpang, tolong tingkatkan kemungkinan mendapatkan pesanan,” katanya. Tama, pengemudi lain dari Ojol, mengatakan larangan menerima penumpang tidak adil karena akan membuat lebih sulit bagi mereka untuk mendapatkan penghasilan.

Selain itu, pesanan makanan harus diterima. Sebelum menerima pembayaran dari pembeli, dana awal diperlukan.

“Hanya penumpang yang berpenghasilan sedikit. Karena Corona menyukai orang yang bekerja dari rumah. Selain itu, jika Anda ingin (memesan) makanan, Anda juga harus punya modal, tidak semua orang punya modal untuk menarik uang,” Tama Mengatakan. ——Artikel ini diterbitkan di Kompas.com, dan judulnya adalah PSBB, dilarang untuk menjemput penumpang, pengemudi Ojol mengeluh bahwa itu lebih sulit. Penelitian pesanan

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288