Seorang warga Prancis melakukan pelecehan seksual terhadap 305 anak yang bunuh diri di tahanan kabel saat patroli polisi.

Home / Metropolitan / Seorang warga Prancis melakukan pelecehan seksual terhadap 305 anak yang bunuh diri di tahanan kabel saat patroli polisi.

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Seorang warga negara Prancis ditangkap polisi karena melakukan pelecehan atau pelecehan seksual terhadap lebih dari 300 anak di bawah umur. Ajukan gugatan.

Baca: Pelaku Bühler Prancis 305 anak yang bunuh diri ditahan di polisi kereta bawah tanah-tetapi Prancis dikatakan telah mencoba bunuh diri.

Percobaan bunuh diri terjadi pada Kamis (2020/7/9) malam, atau beberapa jam setelah Frans memberikan orasi dalam jumpa pers.

Jaya Kombes, Kepala Humas Metro Borda, Yusri Yunus (Jaya Kombes Yusri Yunus) menjelaskan, pihak berwenang mengetahui bahwa Frans berusaha bunuh diri pada masa bunuh diri. patroli. FAC dihubungkan dengan kabel, tetapi tidak ditangguhkan. Dia mencoba bersandar ke dinding, menggunakan tubuhnya sebagai beban. Kata Yusri kepada Polda Metro Jaya, Senin (2020/7/13).

Sore harinya, polisi berbalik dan melarikan diri dari Frans menuju RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.

Meski mendapat perawatan, Frans Hidup masih belum bisa diselamatkan.

Frans dinyatakan meninggal pada pukul 20.00 pada Minggu (7/12/2020) – “FAC dikirim dari ruang tahanan Rutan Poda ke Biddokkes, dalam keadaan sangat lemah, dan ketegangan tetap ada. jelas. Dalam kasus ini, dia dilarikan ke Kramat Jati dan diambil tindakan sesuai prosedur yang ada untuk mencapai IGD ”, jelas Kapolsek Polda Metro Jaya Kombes Umar Shahab.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288