Proses investigasi pembunuhan Babinsa Tambora akan segera dimulai

Home / Metropolitan / Proses investigasi pembunuhan Babinsa Tambora akan segera dimulai

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Penyelidikan atas dugaan pembunuhan Babinsa Tambora Serda Saputra oleh Ledda RW (Ledda RW) akan segera tuntas.

Mayor Jenderal TNI Eddy Rate Muis, Panglima TNI, mengatakan Puspom TNI, penyidik ​​Komando Angkatan Darat, dan Komando Angkatan Laut yakin dalam proses pengumpulan kesaksian, bukti dan instruksi, serta yakin proses penanganan kasus tersebut dapat segera dilanjutkan ke langkah berikutnya. , Dikirim ke jaksa militer.

Dia memperkirakan bahwa kasusnya akan selesai dalam 1-2 hari. -Disampaikan pada jumpa pers yang digelar pada Kamis (2/7/2020) di MNI Puspom TNI AL di Kota Jakob, Jakarta Utara. -Baca: Danpuspom TNI mengungkapkan Letda RW mabuk saat pembunuhan Babinsa Tambora.

“Dari pemeriksaan para saksi dan barang bukti yang ada, termasuk televisi sirkuit tertutup di hotel, penyidik ​​cukup yakin bahwa kejahatan telah maju ke tahap yang lebih lanjut. Kasus ini akan memakan waktu 1 hingga 2 hari untuk diselesaikan dan kemudian Eddie Said.- Dalam kasus ini, sebanyak 9 tersangka telah diidentifikasi, termasuk tersangka yang terlibat dalam pembunuhan Serda Saputra, yaitu dua anggota TNI Angkatan Darat Letda RW yang tidak etis.Senjata jenis pistol, yaitu Sertu H dan Koptu S bersama enam tersangka masyarakat sipil bertanggung jawab atas perusakan tempat-tempat umum yang dioperasikan oleh Polres Jakarta Barat. -Eddy mengatakan, dalam kasus ini terdapat 20 saksi, termasuk 17 warga sipil, dua anggota TNI, dan seorang perwira Polri. — Katanya dalam proses penanganan kasus ini, judul kasusnya juga sudah diambil. Kasus .

Selain itu, semua barang bukti juga termasuk merk, senjata, peluru, dan kejadian yang digunakan untuk membunuh tersangka. Baju yang dibawa oleh saksi dan korban, telpon tersangka dan korban, CCTV hotel, pengecekan HT korban dan barang hotel, serta barang-barang tersebut juga dirusak oleh tersangka.

kata Eddy, tersangka Letda RW pun mengaku bersalah.

“Kemudian, dalam perkara Letda RW cukup banyak bukti yang mengakuinya,“ Buktinya sudah diuji di laboratorium dan diambil darahnya dari laboratorium. ”Kemudian. Kasus katrid diperiksa di laboratorium dan senjata yang digunakan tersangka dicocokkan melalui uji balistik, “kata Eddy. -Dalam jumpa pers, Eddy didampingi wakil direktur pusat. Aps Peng) TNI Laksma TNI Tunggul Suropati dan Panglima Polri TNI AL (Tempspermar) Laksamana TNI Nazari Lembo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288