Sebanyak 119 staf TNI diselidiki, 65 di antaranya diidentifikasi sebagai tersangka dalam peristiwa Ciracas

Home / Metropolitan / Sebanyak 119 staf TNI diselidiki, 65 di antaranya diidentifikasi sebagai tersangka dalam peristiwa Ciracas

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Mayjen TNI Eddy Rate Muis dari Komando Pusat Polisi Militer (Danpuspom) menyatakan, hingga hari ini (16 September 2020), sebanyak 119 staf TNI telah diwawancarai. Hal itu diduga dilakukan oleh staf TNI di Ciracas timur dan sekitar Jakarta pada Sabtu (29 Agustus 2020).

Dalam kejadian pagi itu, di antara 119 staf TNI, 65 orang TNI ditetapkan sebagai tersangka. Eddie mengatakan, dari 65 personel TNI tersebut, 57 di antaranya anggota TNI Angkatan Darat (AD), tujuh anggota Angkatan Laut Indonesia (AL), dan satu anggota TNI Angkatan Udara (UA). : 119 orang dilaporkan sebagai korban peristiwa Sirakas, dan TNI AD dikompensasi hingga 596 juta rupee-begini kabar yang ditahan Eddy di Mabes Polri TNI Pusat (Mapspurmad) di Jakarta, Rabu Berkomunikasi pada konferensi pers (9/16/2020). Eddie mengatakan: “Sejauh ini sudah ada 119 prajurit yang diwawancarai. Kemudian dicurigai 65 prajurit.” Eddie juga menjelaskan bahwa 90 dari 119 orang TNI yang diwawancarai. Dari TNI Angkatan Darat, 10 di antaranya dari Angkatan Laut dan 19 dari Angkatan Udara Indonesia.

Eddy mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya dan polisi militer dari TNI Angkatan Laut dan Udara masih terus menyelidiki dan mengusut kasus tersebut. .

Jumlah benda yang mencurigakan tergantung pada fungsinya, antara lain Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan, Pasal 406 KUHP tentang Vandalisme, Pasal 169 KUHP dan Pasal 164, Ayat 1 KUHP . KUHP tentang konspirasi. -Baca: Motif Prada MI Menyebar Hoaks Akhiri Penyerbuan Polsek Ciracas, Takut Pasukan dan Alkohol

Rabu lalu (9/9/2020), Tentara Nasional Indonesia (AD) dan TNI AL punya 106 prajurit TNI (AL ) Dan Angkatan Udara Indonesia (UA) diwawancarai oleh polisi militer dari masing-masing unit. Eddie mengatakan 106 orang yang diwawancarai, 81 orang di antaranya adalah napi dari militer Indonesia dan 10 orang dari TNI AL. , Dan 15 orang anggota TNI AU.

Eddie menjelaskan, dari 106 personel TNI yang diperiksa, 56 ditetapkan sebagai tersangka. -Eddie mengungkapkan hal ini pada konferensi pers yang diadakan di markas CSKA. Puspom Jakarta (Puspom Jakarta), Rabu (9/9/2020). “Jadi, total tersangka tiga generasi adalah 56 orang, termasuk rincian 50 prajurit TNI AD dan 6 prajurit TNI AL. Kata Eddie.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288